|
|
| Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Jatim |
| Jumat, 07 Agustus 2009 |
| Telecenter Hibrid di Trenggalek tepatnya di Desa Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek telah diresmikan pada Senin (3/8) lalu, diharapkan dengan dibangunnya telecenter tersebut, dapat menjadikan sebagai wahana untuk memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi.(ern)
Kepala Bidang Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Jatim Ir Miswan Hadi di kantornya, Jumat (7/8) mengatakan, teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang sangat cepat, internet mulai semakin banyak digunakan oleh masyarakat, karena sangat membantu masyarakat dalam melaksanakan kegiatannya.Banyak bidang yang dapat difasilitasi oleh internet mulai dari ilmu pengetahuan, pertanian, pendidikan, kesehatan, sosial, keterampilan, UKM dan lainnya. Namun dibalik itu, belum semua anggota masyarakat kita dapat memanfaatkan keandalan yang ditawarkan oleh TIK (Internet). Hal ini dapat terjadi karena masih terdapat kesenjangan infrastruktur antara satu wilayah dengan wilayah yang lain, termasuk antara kota dan desa.Telecenter yang dihadirkan sebagai pusat informasi bagi masyarakat dengan alat bantu TIK atau internet, mengemban tugas mulia yaitu melakukan fasilitasi dan pemberdayaan pada masyarakat dalam banyak bidang. Kiprah Telecenter menunjukkan kenyataan, masyarakat yang tinggal di desa dan dikategorikan tertinggal itu, sebenarnya bukan karena mereka bodoh, tetapi lebih karena mereka belum memperoleh kesempatan dan ketersediaan infrastruktur pendukungnya, sehingga tidak mudah untuk mengakses informasi. Disinilah peran telecenter menjadi penting karena menyediakan kesempatan dan infrastruktur akses informasi secara mudah, cepat dan berskala global. Dengan kemudahan akses informasi, masyarakat akan terdorong untuk mengakses informasi, dengan demikian pengetahuan mereka akan bertambah, wawasan menjadi luas, kreativitas berkembang, selanjutnya menumbuhkan aktivitas produktif, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan. Dengan dibangunnya empat telecenter baru di Trenggalek, Banyuwangi, Sumenep dan Kota Kediri pada tahun 2009, berarti telecenter di Jawa Timur yang dibangun melalui kerjasama antara Pemprov Jatim dan pemkab/kota berjumlah 18 buah. Target Pemprov Jawa Timur dalam pembangunan telecenter adalah terbangunnya telecenter di 38 kab/kota sebagai prototipe. Ditambahkannya, pada kesempatan tersebut juga diadakan pelatihan manajerial bagi pengelola telecenter. Pada pelatihan ini tidak hanya membahas tentang konsep dan teori manajemen, tetapi lebih pada pengetahuan terapan yang didasari pengalaman praktis (empirical experiences). Dengan pengetahuan praktis ini, diberikan keleluasaan berkreasi dan berinovasi dalam mengelola telecenter disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing. Karena situasi dan kondisi masyarakat terus berubah dan kebutuhanpun berkembang, oleh karena itu dituntut untuk pandai dan jeli menangkap perubahan tersebut untuk kemudian meresponnya dengan bahasa telecenter. Kata Miswan, saat ini telecenter Jatim telah mempunyai perkumpulan yakni Asosiasi Telecenter Jawa Timur, dengan adanya asosiasi ini dapat melakukan pembinaan telecenter yang tersebar di Jatim.Untuk diketahui, pada tahun 2005 yang telah bergabung dalam asosiasi tersebut yakni telecenter dari Madiun dan Lamongan. Tahun 2006, Tuban, Lamongan, Pamekasan dan Situbondo. Tahun 2007, Pacitan, Tulungagung, Kota Malang dan Bondowoso dan pada 2008, Pasuruan, Probolinggo, Blitar dan Bojonegoro, sedangkan pada 2009 Trengalek, Kediri, Banyuwangi dan Sumenep. (ern/j |
Sumber: http://jatimprov.go.id
TULUNGAGUNG – Sebanyak 45 anggota DPRD Trenggalek periode 2009-2014 kemarin resmi–dilantik. Pelantikan di Pendapa Trenggalek dimulai pukul 09.00 hingga selesai itu diwarnai aksi demo. Lima pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Trenggalek Menggugat berorasi di tempat pelantikan. Menggunakan topeng badut, mereka menyalurkan aspirasi kepada dewan baru. Pendemo membawa seekor bebek yang diberikan kepada anggota dewan baru. Bebek diterima anggota dewan dari PDIP Agus Wahyudi. Koordinator Aliansi Trenggalek Menggugat (ATM) Puryono mengatakan, bebek sebagai simbol sial. Dengan tujuan membuang sial, dirinya mengkado bebek. Harapannya, Trenggalek terhindar dari ketidakberuntungan selama lima tahun ke depan.
Lanjut Puryono, sebagian besar anggota dewan baru berlatar belakang kontraktor. Dirinya khawatir APBD akan dibeteti untuk dijadikan pemasukan “samping” bagi para wakil rakyat. “Sekitar 60 persen mereka berlatar belakang kontraktor,” terang pria 30 tahun ini.
Sedang pengambilan sumpah jabatan dipimpin ketua Pengadilan Negeri Trenggalek. Dilanjutkan dengan penetapan pimpinan sementara DPRD Trenggalek. Anggota DPRD dari PDIP Akbar Abas dinyatakan sebagai ketua dewan sementara. Itu karena partai banteng moncong putih mendapat kursi terbanyak yaitu delapan. Sedang Akbar Abas merupakan ketua DPC PDIP setempat.
Sedang wakil ketua sementara diserahkan ke Kholiq, anggota DPRD dari PKB. Partai berlogo bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu menduduki peringkat kedua dalam perolehan kursi dewan, yaitu tujuh. Kholiq sendiri merupakan ketua DPC PKB. Menariknya, baik Akbar Abas maupun Kholiq berasal dari satu kecamatan, yaitu Gandusari. Rumah keduanya juga tidak terlalu jauh. Hanya berjarak sekitar sekilo. Ditemui usai pelantikan, Akbar Abas mengatakan segera berkomunikasi dengan anggota dewan lainya. Tujuannya, pembentukan fraksi. “Kita terus jalin komunikasi dengan fraksi lain,” kata ayah dua anak itu. (c1)
sumber: http://radartulungagung.co.id
Dari peringatan HUT RI ke 64 ini saya sempat melihat beberapa produk trenggalek yang klo saya rasa kurang dipublikasikan, atau karena saya jarang di trenggalek jadi tidak tau . Ini beberapa jepretan gambar yang mungkin bisa memberi informasi pada kita semua.

Ini saya ambil di acara karnaval kecamatan gandusari 15 agustus 2009
Mebel jati mulya diambil pada malam 17 agustus

Alamat Mebel Jati Mulya
Continue reading Kerajinan Trenggalek
Tempe kripik adalah termasuk jajanan khas dari trenggalek. Istilah tempe sudah tidak asing lagi karena banyak di luar trenggalek yang menghasilkan produk ini. Tempe adalah makanan atau jajanan atau bisa juga dijadikan lauk makan adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar kedelai, jadi bisa dipastikan jajanan ini banyak mengandung protein.
Istilah tempe kripik juga sudah tidak asing lagi bagi kita semua, tapi ada satu ciri khas kripik trenggalek ini menurut saya (admin), tempe kripik trenggalek adalah tempe yang memang dibuat tipis dan digoreng sehingga menjadi kripik yang gurih dan mantaps, bukan tempe yang di iris tipis dan digoreng menjadi kripik.
Anda bisa menemukan home industri tempe kripik ini di desa sukorejo kecamatan gandusari atau anda bisa mampir di toko-toko jajanan khas trenggalek.
Sudah tidak asing lagi bagi kita semua dengan produk yang satu ini. Industri genteng tanah liat yang terkenal dari trenggalek ada di desa sukorejo kecamatan gandusari. Genteng dari desa sukorejo atau biasa disebut ganteng dari nglayur. Anda bisa datang langsung datang kesana untuk bisa melihat proses pembuatan genteng ini.
Mungkin anda semua sudah tidak asing lagi dengan jajanan yang satu ini, jajanan manco yang kalo diluar daerah trenggalek ada yang menyebutnya p*** (sensor yah) kipu adalah jajanan yang terbuat dari ketan yang diolah dengan proses sedemikian rupa sehingga menjadi jajanan khas trenggalek yang mak nyus. Jajanan ini beredar dengan dua bentuk yaitu ada yang menggunakan wijen sebagai kulitnya ada juga yang menggunakan ketan (yang pasti dah digoreng lo). Jajanan ini lebih nikmat kalo dimakan masih anget ato baru aja dibuat rasanya masih super renyah dan mak nyus pokoke.
Kalo anda pengen berburu manco yang masih anget anda bisa ke desa sugihan kecamatan kampak kabupatenya pasti trenggalek . Di desa ini banyak home industri manco. Saya cerita gini karena saya lahir di desa ini dan biasa maen kerumah saudara yang punya home industri manco, saya paling suka makan rontokannya yang ada gula merahnya itu lo, biasa orang nyebutnya kroto tapi ga nggigit lo kroto yang ini .
Buat yang minat mencicipi manco yang masih anget silahkan datang ke desa sugihan, ato kalo ga mau ke desa sugihan bisa beli di toko-toko jajan khas trenggalek yang sudah banyak berdiri di pinggir-pinggir jalan ditrenggalek.
Goa Lowo terletak di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, sekitar 30 KM dari kota Trenggalek dan satu jalur menuju pantai Prigi. Goa yang indah dengan stalagtit dan stalagmit ini terdiri dari 9 ruang yang tinggi dan luas. Untuk menyaksikan keindahannya telah dibangun jembatan dan lampu penerangan di dalam goa. Sedangkan, sarana di luar goa berupa lapangan parkir, sarana bermain anak-anak, panggung hiburan, mushola dan MCK.
Menurut para ahli goa dari Perancis, Mr. GILBERT MANTHOVANI dan Mr. ROBERT KINGTONE KHO berdasarkan penelitiannya tahun 1985, Goa Lowo merupakan goa terluas, terpanjang dan terindah.
Bertempat, di Desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek, sekitar 2 Km arah ke timur pantai Pelang. Berombak besar dan sangat cocok untuk selancar.
PANTAI BLADO Bertempat di Desa atau Kecamatan Munjungan, 47 Km arah barat daya dari kota Kabupaten Trenggalek. Pantai ini berombak besar dan masih sangat alami dengan panjang pantai sekitar 3 Km. Pantai ini cocok untuk surving.
Bertempat di Desa Tawing Kecamatan Munjungan, sekitar 4 KM arah timur dari Kantor Camat Munjungan atau 50 km arah barat daya dari Kabupaten Trenggalek. Pantai ini masih sangat alami dan berpasir putih.
|
|
Komentar Terakhir